PLN Umumkan Jadwal Pemadaman Listrik di Yogyakarta dan Gunungkidul untuk Pemeliharaan Jaringan

Diskusi Yogyakarta – Dalam upaya meningkatkan keandalan pasokan listrik serta menjaga kualitas pelayanan kepada pelanggan, Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengumumkan adanya jadwal pemadaman sementara di sejumlah wilayah Yogyakarta dan Kabupaten Gunungkidul, pada Rabu (12 November 2025).
Pemadaman dilakukan sebagai bagian dari kegiatan pemeliharaan jaringan distribusi dan gardu induk, serta penggantian beberapa peralatan yang dinilai sudah mendekati masa pakai. Langkah ini, menurut PLN, merupakan kegiatan rutin yang bertujuan untuk mengantisipasi gangguan jaringan dan memastikan kelancaran pasokan listrik di masa mendatang, terutama menjelang musim hujan yang sering memicu lonjakan beban dan potensi gangguan teknis.
“Kegiatan pemeliharaan merupakan bagian dari upaya kami menjaga keandalan sistem dan mencegah potensi gangguan yang lebih luas di kemudian hari. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan,” ujar Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Yogyakarta Kota, dalam keterangan tertulis yang diterima Harian Jogja, Rabu.
Jadwal Pemadaman
Berdasarkan informasi resmi yang disampaikan PLN melalui kanal layanan pelanggan, berikut wilayah dan waktu pelaksanaan pemadaman listrik di wilayah Yogyakarta dan Gunungkidul:
Unit Layanan Pelanggan: YOGYAKARTA KOTA
📅 Hari/Tanggal: Rabu, 12 November 2025
🕙 Waktu: 10.00 – 13.00 WIB
📍 Wilayah terdampak:
-
Sebagian kawasan Umbulharjo, termasuk Jalan Veteran dan sekitarnya.
-
Beberapa bagian Kotagede, khususnya wilayah pemukiman padat dan area usaha kecil.
-
Kecamatan Wirobrajan bagian barat dan sekitar Jalan Bugisan.
-
Area Giwan Kidul – Warungboto yang terhubung dengan jalur jaringan distribusi sekunder.
Sementara itu, di Kabupaten Gunungkidul, pemadaman dijadwalkan untuk beberapa wilayah pelayanan ULP Wonosari, termasuk kawasan Piyungan, Semanu, dan sebagian Karangmojo. Pelaksanaan di wilayah tersebut diperkirakan berlangsung antara pukul 09.00 hingga 14.00 WIB dengan durasi bervariasi tergantung kondisi lapangan.
Tujuan dan Dampak
PLN menjelaskan bahwa kegiatan pemadaman ini bersifat terencana dan terbatas, dilakukan secara bergantian di beberapa titik agar tidak menimbulkan dampak luas terhadap kegiatan masyarakat. Selain pemeliharaan kabel dan jaringan, petugas juga melakukan pemeriksaan pada trafo distribusi, sambungan antar tiang, serta sistem grounding untuk memastikan keamanan instalasi menjelang intensitas hujan meningkat.
Pemadaman sementara tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko korsleting dan gangguan tegangan, terutama di area padat penduduk dan jalur usaha produktif yang memanfaatkan daya tinggi.
Himbauan kepada Pelanggan
PLN mengimbau kepada seluruh pelanggan untuk memastikan semua peralatan listrik dalam keadaan aman sebelum pemadaman dilakukan, serta tidak menyalakan peralatan berdaya besar secara bersamaan setelah pasokan listrik kembali normal guna mencegah lonjakan arus.
“Kami mengajak pelanggan untuk selalu memperhatikan informasi resmi PLN melalui aplikasi PLN Mobile, media sosial resmi, dan laman pln.co.id. Apabila ada keperluan mendesak, silakan menghubungi Contact Center PLN 123 atau kantor layanan terdekat,” ujar pihak PLN.
Masyarakat diimbau menyiapkan langkah antisipatif seperti mengisi daya perangkat elektronik, menyediakan penerangan alternatif, serta menunda kegiatan produksi atau usaha yang membutuhkan daya tinggi selama periode pemadaman.
Respons Masyarakat
Beberapa warga di kawasan Umbulharjo menyatakan bahwa pemadaman seperti ini sudah dipahami sebagai bagian dari perawatan rutin jaringan listrik. Namun, mereka berharap agar jadwalnya dapat diinformasikan lebih awal agar pelaku usaha kecil dan lembaga pendidikan dapat menyesuaikan aktivitasnya.
“Kalau ada pemberitahuan dua hari sebelumnya, biasanya kami bisa atur kegiatan usaha atau kuliah daring. Jadi tidak terlalu mengganggu,” kata Arif Setiawan, warga Kelurahan Giwan Kidul.
Latar Belakang
Yogyakarta merupakan salah satu wilayah dengan konsumsi listrik tertinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta, terutama karena tingginya aktivitas pendidikan, pariwisata, dan industri rumah tangga. PLN mencatat permintaan daya rata-rata harian di wilayah Yogyakarta kota mencapai lebih dari 220 megawatt (MW). Oleh karena itu, kegiatan pemeliharaan rutin menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas sistem kelistrikan regional Jawa Tengah–DIY.
Dengan adanya kegiatan pemeliharaan ini, PLN berharap masyarakat memahami pentingnya upaya preventif demi pasokan listrik yang lebih andal, aman, dan berkelanjutan bagi seluruh pelanggan.



